Systematic Literature Review (SLR) merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyintesis semua bukti penelitian yang relevan dengan pertanyaan penelitian tertentu. Tujuan utama SLR adalah untuk memberikan gambaran yang komprehensif dan transparan mengenai penelitian yang telah dilakukan pada topik tertentu, dengan mengikuti proses yang sistematis dan terstruktur.
2. Tahapan Penyusunan Systematic Literature Review
a. Penentuan Pertanyaan Penelitian Langkah pertama dalam SLR adalah menentukan pertanyaan penelitian yang spesifik dan jelas. Pertanyaan ini harus relevan dengan topik yang ingin Anda teliti. Misalnya, “Bagaimana pengaruh metode pembelajaran daring terhadap prestasi akademik siswa?”
b. Pencarian Literatur Setelah menentukan pertanyaan penelitian, langkah selanjutnya adalah melakukan pencarian literatur secara komprehensif. Gunakan basis data akademik seperti Google Scholar, PubMed, Scopus, atau lainnya. Tentukan kata kunci yang relevan, tahun publikasi, dan jenis literatur yang ingin Anda sertakan.
c. Seleksi Studi Dalam tahap ini, Anda perlu menyaring artikel atau penelitian yang telah ditemukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Kriteria inklusi dapat mencakup jenis studi, subjek, atau metode yang digunakan, sementara kriteria eksklusi bisa mencakup artikel dengan kualitas rendah atau yang tidak relevan.
d. Penilaian Kualitas Studi Setiap penelitian yang masuk dalam seleksi harus dinilai kualitasnya. Penilaian ini dapat mencakup validitas, reliabilitas, dan relevansi penelitian terhadap pertanyaan yang diajukan. Alat seperti Critical Appraisal Skills Programme (CASP) bisa digunakan untuk membantu dalam penilaian ini.
e. Ekstraksi Data Setelah studi diseleksi, data yang relevan dari masing-masing penelitian harus diekstraksi. Data ini mencakup informasi seperti metode penelitian, hasil, kesimpulan, dan temuan utama.
f. Sintesis dan Analisis Data Dalam tahap ini, data yang telah diekstraksi dianalisis dan disintesis untuk menjawab pertanyaan penelitian. Anda bisa menggunakan metode kualitatif atau kuantitatif dalam proses sintesis ini, tergantung pada jenis data yang ada.
g. Pelaporan Hasil Setelah analisis dilakukan, hasilnya harus disajikan dalam bentuk laporan yang terstruktur dengan baik. Laporan ini harus mencakup pendahuluan, metode, hasil, diskusi, dan kesimpulan.
3. Struktur Artikel Systematic Literature Review
a. Judul Judul artikel SLR harus jelas dan mencerminkan topik yang dibahas.
b. Abstrak Abstrak harus mencakup tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan dari SLR. Panjangnya sekitar 150-250 kata.
c. Pendahuluan Bagian ini menjelaskan latar belakang penelitian, pentingnya topik, dan tujuan dari SLR. Sertakan juga pertanyaan penelitian yang ingin dijawab.
d. Metode Di bagian ini, jelaskan secara rinci metode yang digunakan dalam SLR, termasuk proses pencarian literatur, kriteria seleksi, penilaian kualitas, dan metode analisis data.
e. Hasil Sajikan hasil dari studi yang telah dianalisis, termasuk temuan utama, tabel, dan grafik jika diperlukan.
f. Diskusi Diskusikan implikasi dari temuan, bagaimana hasil tersebut menjawab pertanyaan penelitian, serta keterbatasan dari studi yang telah dilakukan.
g. Kesimpulan Berikan ringkasan dari temuan utama dan saran untuk penelitian di masa depan.
h. Daftar Pustaka Cantumkan semua sumber yang digunakan dalam SLR secara lengkap sesuai dengan gaya referensi yang relevan (APA, MLA, dll.).
4. Kesimpulan Menyusun artikel SLR membutuhkan perhatian terhadap detail dan pendekatan yang sistematis. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas, Anda dapat menghasilkan review yang komprehensif dan bermanfaat bagi peneliti lain dalam bidang Anda.
SLR bukan hanya sekadar ringkasan dari penelitian yang ada, tetapi merupakan analisis kritis yang menyatukan temuan dari berbagai studi untuk menjawab pertanyaan penelitian tertentu.
