Skip to content
Biro Publikasi, Jurnal Ilmiah dan Informasi Digital
facebook
youtube
instagram
Biro Publikasi, Jurnal Ilmiah & Informasi Digital
Call Support 0822-6476-1314
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • Home
  • Tentang
    • Profil
    • VISI DAN MISI
    • FUNGSIONARIS & STAFF
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • PROGRAM KERJA
  • Berita Kegiatan
  • Layanan & Informasi
    • ARSIP DIGITAL
    • Aplikasi
      • UMA
        • Penjaminan Mutu
        • Himpunan Aplikasi Online
        • Open Access Journal
        • Repositori UMA
        • Online Public Access Catalog
      • Unit
        • SINTA
        • LIPAN
        • SUSITAO
        • SWAMP-D
    • HELPDESK
  • Kerjasama

Shallow Learning: Pendekatan Dasar dalam Pembelajaran Mesin

Posted on September 10, 2024September 11, 2024 by admin
0

Di era kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, istilah shallow learning atau pembelajaran dangkal menjadi salah satu konsep penting yang sering disebut, terutama dalam konteks pembelajaran mesin (machine learning). Meskipun lebih sederhana dibandingkan deep learning, shallow learning tetap memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi. Artikel ini akan membahas apa itu shallow learning, bagaimana cara kerjanya, serta kapan dan mengapa pendekatan ini digunakan.

Apa Itu Shallow Learning?

Shallow learning adalah pendekatan dalam pembelajaran mesin yang berfokus pada model yang relatif sederhana dengan jumlah lapisan yang terbatas, biasanya hanya satu atau dua lapisan. Pendekatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola dalam data tanpa menggunakan model yang terlalu dalam atau kompleks. Contoh umum dari model shallow learning meliputi regresi linear, SVM (Support Vector Machines), dan algoritma pohon keputusan.

Berbeda dengan deep learning yang menggunakan jaringan saraf dalam (deep neural networks) dengan banyak lapisan tersembunyi (hidden layers), shallow learning bekerja dengan struktur yang lebih sederhana dan membutuhkan lebih sedikit data serta daya komputasi.

Cara Kerja Shallow Learning

  1. Preprocessing Data: Langkah pertama dalam shallow learning adalah membersihkan dan mempersiapkan data. Ini termasuk menangani data yang hilang, normalisasi, atau transformasi fitur untuk membuat data lebih mudah diproses oleh model.
  2. Pemilihan Fitur: Karena model shallow learning memiliki struktur yang sederhana, pemilihan fitur yang tepat sangat penting. Hanya fitur yang paling relevan dengan masalah yang dipilih untuk pelatihan model.
  3. Pelatihan Model: Setelah fitur dipilih, model dilatih menggunakan data latih (training data). Algoritma shallow learning menggunakan sejumlah kecil parameter untuk menyesuaikan data dan membangun prediksi.
  4. Prediksi dan Evaluasi: Setelah model dilatih, ia digunakan untuk membuat prediksi pada data baru (data uji). Kinerja model dievaluasi berdasarkan berbagai metrik seperti akurasi, presisi, atau kesalahan prediksi, tergantung pada jenis masalahnya.

Contoh Algoritma Shallow Learning

  1. Regresi Linear: Salah satu algoritma shallow learning paling dasar, regresi linear mencoba menemukan hubungan linier antara variabel input dan output. Algoritma ini cocok untuk masalah regresi di mana output bersifat kontinu.
  2. Support Vector Machines (SVM): SVM adalah algoritma klasifikasi yang bekerja dengan cara mencari hyperplane terbaik yang memisahkan data dalam ruang yang lebih tinggi. Algoritma ini sangat efektif dalam masalah klasifikasi biner.
  3. K-Nearest Neighbors (KNN): KNN adalah algoritma non-parametrik yang bekerja dengan cara mencari titik data terdekat dalam ruang fitur untuk melakukan klasifikasi atau regresi berdasarkan kedekatan.
  4. Pohon Keputusan (Decision Trees): Pohon keputusan adalah algoritma pembelajaran terstruktur yang menggunakan pohon bercabang untuk membuat keputusan berdasarkan aturan sederhana yang berasal dari fitur input.

Kapan Menggunakan Shallow Learning?

  1. Data Terbatas: Shallow learning sangat berguna ketika data yang tersedia untuk pelatihan terbatas. Model deep learning cenderung membutuhkan data dalam jumlah besar untuk mencapai performa yang baik, sementara shallow learning bisa bekerja dengan lebih sedikit data.
  2. Sumber Daya Komputasi Terbatas: Model deep learning membutuhkan daya komputasi yang besar, sedangkan shallow learning relatif lebih ringan dan bisa dijalankan pada perangkat keras yang sederhana.
  3. Masalah Sederhana: Untuk masalah yang tidak terlalu kompleks atau ketika hubungan antara variabel input dan output dapat dipahami dengan mudah, shallow learning bisa menjadi pilihan yang tepat. Misalnya, untuk prediksi harga rumah berdasarkan beberapa faktor dasar, model regresi linear mungkin sudah cukup.

Kelebihan dan Kekurangan Shallow Learning

Kelebihan:

  • Lebih cepat dilatih: Karena strukturnya sederhana, model shallow learning biasanya lebih cepat dilatih daripada deep learning.
  • Mudah dipahami: Model shallow learning, seperti pohon keputusan atau regresi linear, lebih mudah dipahami dan dijelaskan dibandingkan dengan model deep learning yang lebih kompleks.
  • Memerlukan lebih sedikit data: Model shallow learning tidak memerlukan data dalam jumlah besar untuk bekerja dengan baik, membuatnya ideal untuk proyek dengan data terbatas.

Kekurangan:

  • Kurang akurat untuk masalah kompleks: Dalam masalah dengan pola yang sangat rumit, shallow learning tidak mampu mengenali keterkaitan yang mendalam antara fitur dan output, yang bisa dilakukan oleh deep learning.
  • Keterbatasan dalam memproses data besar: Untuk data yang sangat besar dan rumit, shallow learning mungkin tidak dapat menangani tugas dengan efisiensi yang cukup.

Kesimpulan

Shallow learning merupakan pendekatan yang penting dalam dunia pembelajaran mesin, terutama untuk masalah yang lebih sederhana dan dengan sumber daya terbatas. Meskipun tidak sekuat deep learning dalam memecahkan masalah yang kompleks, shallow learning tetap memiliki peran penting dalam banyak aplikasi. Dengan algoritma sederhana dan waktu pelatihan yang lebih singkat, shallow learning adalah pilihan yang efisien untuk banyak tugas prediksi dan klasifikasi dasar.

Recent Posts

Recent Comments

No comments to show.
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168 CALL CENTER : 0811-6013-888
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
[email protected]

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 0
  • 149
  • 123
@Copyright 2025 PDAI | Universitas Medan Area