Skip to content
Biro Publikasi, Jurnal Ilmiah dan Informasi Digital
facebook
youtube
instagram
Biro Publikasi, Jurnal Ilmiah & Informasi Digital
Call Support 0822-6476-1314
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • Home
  • Tentang
    • Profil
    • VISI DAN MISI
    • FUNGSIONARIS & STAFF
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • PROGRAM KERJA
  • Berita Kegiatan
  • Layanan & Informasi
    • ARSIP DIGITAL
    • Aplikasi
      • UMA
        • Penjaminan Mutu
        • Himpunan Aplikasi Online
        • Open Access Journal
        • Repositori UMA
        • Online Public Access Catalog
      • Unit
        • SINTA
        • LIPAN
        • SUSITAO
        • SWAMP-D
    • HELPDESK
  • Kerjasama

Cover Letter: Senjata Diam yang Sering Diabaikan Saat Submit Jurnal Ilmiah

Posted on June 18, 2025June 14, 2025 by admin
0

Pendahuluan

Dalam proses submit artikel ke jurnal ilmiah, penulis sering kali terlalu fokus pada isi artikel dan melupakan satu elemen penting yang justru membuka jalur komunikasi pertama dengan editor: cover letter.

Cover letter atau surat pengantar bukan sekadar formalitas. Ia adalah “kesan pertama” yang bisa menentukan apakah artikel Anda akan diperiksa dengan antusias atau justru disisihkan. Editor menerima ratusan bahkan ribuan artikel tiap tahun—dan cover letter adalah pintu pembuka untuk menunjukkan relevansi, kontribusi, dan kesiapan artikel Anda.

Sayangnya, banyak penulis mengabaikannya atau menulisnya sembarangan. Artikel ini akan membahas secara lengkap pentingnya cover letter, struktur ideal, kesalahan umum, dan memberikan contoh cover letter jurnal ilmiah yang baik.

Apa Itu Cover Letter dalam Publikasi Ilmiah?

Cover letter adalah surat pengantar singkat yang dikirim bersama artikel ilmiah saat submit ke jurnal. Isinya menjelaskan:

  • Judul dan jenis naskah

  • Tujuan dan kebaruan penelitian

  • Alasan mengapa artikel cocok untuk jurnal tersebut

  • Pernyataan etika (belum pernah dipublikasikan, tidak dalam proses submit di jurnal lain)

Struktur Cover Letter yang Ideal

Berikut struktur cover letter yang umum digunakan saat submit artikel:

1. Salam Pembuka

  • Contoh: Dear Editor-in-Chief / Dear Editorial Board of [Nama Jurnal]

2. Identifikasi Naskah

  • Sebutkan judul artikel dan jenisnya (misal: original research article, review, case study)

We hereby submit our manuscript entitled “Title of Your Article” as an original research article for consideration for publication in [Journal Name].

3. Tujuan dan Kontribusi Artikel

  • Jelaskan secara ringkas:

    • Latar belakang topik

    • Tujuan penelitian

    • Temuan utama dan kontribusi baru terhadap bidang tersebut

4. Alasan Memilih Jurnal

  • Tunjukkan bahwa Anda memahami fokus jurnal dan yakin artikel Anda cocok

We believe that this manuscript fits well within the aims and scope of your journal, especially in the area of…

5. Pernyataan Etika Publikasi

  • Artikel tidak sedang dikirim ke jurnal lain, belum pernah dipublikasikan, bebas konflik kepentingan

This manuscript has not been published or submitted elsewhere, and all authors have agreed to its submission.

6. Penutup

  • Ungkapkan rasa terima kasih dan harapan akan respons positif

Thank you for your time and consideration. We look forward to your positive response.

Kesalahan Umum dalam Menulis Cover Letter

Kesalahan Dampaknya
Menggunakan format umum tanpa personalisasi Terlihat generik dan tidak menunjukkan keseriusan
Terlalu panjang atau terlalu pendek Membuat editor kehilangan fokus atau merasa tidak dihargai
Tidak menyebut kontribusi atau hasil utama Editor tidak tahu alasan mengapa artikel penting
Tidak menyebut jurnal tujuan Tanda copy-paste massal, bisa berbahaya jika salah kirim
Menggunakan bahasa informal atau terlalu teknis Menurunkan profesionalisme

Tips Praktis:

  • Hindari terlalu banyak teknis atau rumus dalam cover letter

  • Tulis dengan bahasa sopan dan profesional

  • Simpan dalam format .docx atau PDF jika jurnal mewajibkan

  • Selalu sesuaikan nama jurnal, editor, dan deskripsi artikel

Penutup

Meskipun sering dianggap remeh, cover letter adalah dokumen kunci yang menyertai naskah Anda dan menciptakan kesan pertama yang menentukan. Ia bukan sekadar surat pengantar, tetapi bagian dari strategi komunikasi ilmiah.

Jangan biarkan naskah berkualitas Anda ditolak hanya karena cover letter yang asal-asalan. Tulis dengan niat, rancang dengan strategi, dan tunjukkan bahwa Anda benar-benar memahami dunia publikasi akademik.

Recent Posts

Recent Comments

No comments to show.
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168 CALL CENTER : 0811-6013-888
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
[email protected]

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 0
  • 180
  • 167
@Copyright 2025 PDAI | Universitas Medan Area