Abstrak
Penilaian dampak publikasi ilmiah di Indonesia saat ini masih didominasi oleh indikator sitasi berbasis SINTA Score, yang fokus pada dampak akademik. Di sisi lain, Altmetric menawarkan pendekatan alternatif dengan menilai dampak sosial dari publikasi melalui media sosial, portal berita, hingga kebijakan publik. Artikel ini mengkaji potensi integrasi Altmetric dengan SINTA Score dalam sistem evaluasi publikasi nasional, sebagai langkah strategis untuk mengukur dampak ilmiah secara lebih holistik.
Kata Kunci: Altmetric, SINTA Score, dampak sosial, publikasi ilmiah, evaluasi kinerja penelitian.
Pendahuluan
Dampak publikasi ilmiah tidak hanya tercermin dari jumlah sitasi di jurnal lain, tetapi juga dari seberapa besar kontribusinya terhadap masyarakat, kebijakan publik, dan diskusi di ruang publik. Saat ini, SINTA Score menjadi indikator utama di Indonesia, sementara Altmetric lebih populer di tingkat internasional sebagai pengukur dampak non-akademik. Integrasi keduanya dapat memberikan gambaran lebih komprehensif terhadap kinerja publikasi akademik nasional.
Konsep Altmetric dan SINTA Score
Altmetric
- Mengukur dampak sosial dan publikasi berbasis aktivitas online.
- Data dikumpulkan dari Twitter, Facebook, portal berita, blog ilmiah, Wikipedia, hingga kebijakan publik.
- Menghasilkan Altmetric Attention Score (AAS) dengan visualisasi badge.
SINTA Score
- Sistem indeksasi publikasi ilmiah nasional di Indonesia.
- Fokus pada kuantifikasi sitasi dan output artikel yang terindeks Scopus, WoS, maupun Google Scholar.
- Digunakan sebagai basis penilaian kinerja dosen, lembaga, dan jurnal.
Pentingnya Integrasi Altmetric dan SINTA
- Pengukuran Dampak Lebih Luas: Tidak hanya akademik, tetapi juga sosial.
- Evaluasi Lebih Adil: Memperhitungkan kontribusi riset yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat.
- Mendorong Publikasi Teraplikasi: Memotivasi peneliti untuk menghasilkan karya yang berdampak praktis.
- Meningkatkan Akuntabilitas: Memungkinkan pembuat kebijakan memantau dampak riset terhadap isu publik.
Strategi Integrasi
- Pengembangan Dashboard Nasional yang menggabungkan data sitasi SINTA dan data Altmetric.
- Mandat Penggunaan DOI pada semua publikasi nasional untuk kemudahan pelacakan Altmetric.
- Kebijakan Penilaian Baru dari Kemenristekdikti yang mengadopsi hybrid metric (sitasi + altmetric).
- Pelatihan Peneliti dan Jurnal tentang pentingnya dampak sosial publikasi dan cara optimalisasi Altmetric.
Tantangan Integrasi
- Keterbatasan adopsi DOI di banyak jurnal lokal.
- Kurangnya pemahaman pengelola jurnal dan penulis tentang Altmetric.
- Potensi manipulasi atau distorsi skor Altmetric oleh aktivitas media sosial tidak organik.
Studi Kasus
Beberapa universitas di Indonesia telah mulai melaporkan skor Altmetric untuk publikasi di jurnal internasional. Namun, belum ada standar nasional untuk mengintegrasikan data tersebut dalam sistem evaluasi SINTA.
Kesimpulan
Integrasi Altmetric dengan SINTA Score dapat menjadi solusi strategis dalam menilai dampak publikasi ilmiah secara lebih menyeluruh di Indonesia. Dengan memadukan metrik dampak akademik dan sosial, sistem evaluasi penelitian nasional dapat lebih adil, relevan, dan mendorong diseminasi hasil penelitian yang lebih aplikatif bagi masyarakat luas.
