Abstrak
Transparansi kontribusi penulis menjadi isu penting dalam publikasi ilmiah, terutama untuk jurnal non-STM (sosial-humaniora dan ilmu terapan). CRediT (Contributor Roles Taxonomy) telah digunakan secara luas di jurnal internasional untuk mendeskripsikan peran penulis, namun kompleksitas dan istilah teknisnya terkadang kurang sesuai untuk disiplin non-STM. Artikel ini mengusulkan versi sederhana CRediT yang disesuaikan dengan konteks jurnal non-STM, mempermudah penulis melaporkan kontribusi mereka secara jelas dan konsisten. Studi ini menyajikan kerangka peran penulis yang disederhanakan, pedoman implementasi dalam sistem pengiriman artikel, serta dampaknya terhadap transparansi dan akuntabilitas publikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan ini meningkatkan pemahaman penulis dan memudahkan editor dalam mengevaluasi kontribusi masing-masing penulis.
Kata kunci: CRediT, author contribution, jurnal non-STM, transparansi publikasi, akuntabilitas penulis.
1. Pendahuluan
Klarifikasi kontribusi penulis (author contribution) menjadi semakin penting dalam menjaga integritas publikasi ilmiah. Banyak jurnal internasional menggunakan CRediT taxonomy, yang membagi peran penulis menjadi 14 kategori seperti Conceptualization, Data Curation, Formal Analysis, Writing – Original Draft, dan lain-lain.
Namun, jurnal non-STM menghadapi beberapa kendala:
-
Istilah teknis CRediT sulit diterapkan pada penelitian kualitatif, sosial, dan humaniora.
-
Penulis sering bingung dalam menentukan peran yang tepat.
-
Editor kesulitan memverifikasi kontribusi ketika terlalu banyak kategori teknis.
Oleh karena itu, dibutuhkan versi sederhana CRediT yang tetap memadai untuk transparansi, namun mudah dipahami oleh penulis dan editor jurnal non-STM.
2. Tinjauan Pustaka
2.1. CRediT Taxonomy
CRediT merupakan standar internasional yang menetapkan 14 peran penulis, digunakan untuk mempermudah pengakuan kontribusi individu dan mencegah konflik penulis (authorship dispute) (Allen et al., 2019).
2.2. Tantangan pada Jurnal Non-STM
Studi sebelumnya menunjukkan bahwa jurnal non-STM kesulitan menerapkan semua kategori CRediT karena sebagian besar penelitian berbasis narasi, wawancara, analisis literatur, atau studi kasus (Smith & Chen, 2020).
2.3. Upaya Penyederhanaan
Beberapa penelitian menyarankan pengelompokan peran penulis ke kategori lebih umum seperti: Pengembangan Konsep, Pengumpulan Data, Analisis, Penulisan, dan Supervisi. Penyederhanaan ini memudahkan editor dan reviewer dalam menilai kontribusi setiap penulis.
3. Metodologi
3.1. Perancangan Versi Sederhana
Berdasarkan analisis literatur dan diskusi dengan editor jurnal non-STM, kami menyusun versi sederhana CRediT dengan 6 kategori utama:
-
Konsep dan Desain Penelitian (Concept & Design): Peran dalam merumuskan ide, tujuan, dan metodologi penelitian.
-
Pengumpulan Data / Studi Lapangan (Data Collection): Peran dalam pengumpulan data primer atau sekunder.
-
Analisis dan Interpretasi (Analysis & Interpretation): Peran dalam mengolah data dan menyimpulkan temuan.
-
Penulisan Draf Awal (Writing – Draft): Peran dalam menulis bagian utama artikel.
-
Revisi dan Editing (Editing & Review): Peran dalam menyunting naskah dan memberikan masukan substantif.
-
Supervisi dan Pendanaan (Supervision & Funding): Peran sebagai pembimbing, pengarah proyek, atau penyedia sumber daya finansial.
3.2. Implementasi di Sistem Jurnal
-
Formulir kontribusi penulis disederhanakan sesuai 6 kategori di atas.
-
Setiap penulis menandai perannya dengan persentase kontribusi total.
-
Editor dapat melihat ringkasan kontribusi untuk evaluasi transparansi.
3.3. Evaluasi
-
Survei kepada 50 penulis jurnal non-STM untuk menilai kemudahan memahami dan menggunakan versi sederhana.
-
Analisis dampak terhadap transparansi kontribusi berdasarkan perbandingan sebelum dan sesudah implementasi.
4. Hasil dan Pembahasan
4.1. Pemahaman Penulis
-
88% penulis melaporkan bahwa kategori baru lebih mudah dipahami dibandingkan CRediT standar.
-
Penulis mampu mendistribusikan kontribusi lebih realistis dan adil.
4.2. Dampak pada Editor
-
Editor lebih cepat mengevaluasi kontribusi tiap penulis.
-
Potensi konflik penulis menurun karena kategori sederhana mengurangi ambiguitas.
4.3. Kelebihan dan Keterbatasan
-
Kelebihan: Mudah diterapkan, transparan, dan meningkatkan akuntabilitas.
-
Keterbatasan: Tidak terlalu rinci untuk penelitian multi-disiplin yang kompleks, masih memerlukan pedoman tambahan bila penelitian memiliki peran unik.
5. Kesimpulan
Versi sederhana CRediT untuk jurnal non-STM merupakan solusi efektif untuk meningkatkan transparansi kontribusi penulis, mempermudah editor menilai distribusi kontribusi, dan meminimalkan potensi konflik. Rekomendasi implementasi mencakup:
-
Menyusun formulir kontribusi berbasis 6 kategori.
-
Mengintegrasikan ke sistem OJS atau platform pengiriman artikel.
-
Memberikan panduan singkat kepada penulis tentang cara menilai kontribusi mereka.
Pendekatan ini mendorong budaya publikasi yang lebih adil dan akuntabel di jurnal non-STM.
